3 Kegunaan Terapi PRP (Platelet-Rich Plasma)

3 Kegunaan Terapi PRP (Platelet-Rich Plasma)

Manfaat PRP

Terapi PRP (Platelet-Rich Plasma) sangat unik karena darah yang digunakan berasal dari pasien itu sendiri. Trombosit adalah bagian dari darah yang berperan dalam mekanisme pembekuan darah. Selain penting untuk pembekuan darah, trombosit mengandung ratusan protein yang disebut sebagai faktor pertumbuhan.

Faktor inilah yang memiliki peranan amat penting bagi proses penyembuhan luka. Plasma darah kaya trombosit atau platelet-rich plasma (PRP) adalah plasma yang telah diperkaya dengan trombosit.

Salah satu kelebihan yang dimiliki PRP adalah kemampuannya dalam merangsang penyembuhan tulang dan jaringan lunak. Selain sudah dipraktikkan pada kasus cedera, terapi PRP juga telah diaplikasikan dalam dunia kecantikan.

Proses Pengobatan dengan PRP

Proses pengobatan dengan PRP meliputi pengambilan darah pasien, pengolahan darah pasien menjadi PRP, dan penyuntikan PRP ke bagian tubuh pasien. Setidaknya dua minggu sebelum prosedur ini dilakukan, pasien akan diminta untuk tidak mengonsumsi obat antiradang, seperti aspirin atau ibuprofen.

Selanjutnya darah pasien akan diambil sebanyak 20-60 mililiter. Kemudian, darah tersebut akan dimasukkan ke alat pemutar yang dinamakan centrifuge untuk memisahkan komponen yang ada di dalamnya. Dari sejumlah darah yang diambil dari proses ini, didapat beberapa milimeter plasma darah yang kaya trombosit.

Setelah itu, pasien diberi anastesi cream. Cairan PRP kemudian disuntikkan di sekitar daerah yang mengalami cedera atau luka. Prosedur penyuntikan PRP ini mungkin akan menimbulkan rasa sakit ringan dan iritasi di daerah yang mendapatkan injeksi, selama
2-3 hari setelah injeksi.

Proses PRP di Ultimo Clinic memakan waktu kurang lebih 30 – 60 menit. Di Ultimo Clinic didukung dengan alat TRU PRP dimana jumlah sel plasma yang dihasilkan lebih banyak dari alat PRP lainnya.

Kegunaan Terapi PRP

1. Memperbaiki kondisi tekstur kulit

Terapi suntik PRP telah diterapkan sebagai pengobatan untuk menghilangkan keriput, bekas jerawat, stretch marks, dan kulit bergelambir di mata, tangan, leher, dan wajah. Tidak seperti suntik filler yang menggunakan bahan sintetik, PRP memperbaiki kecacatan kulit dengan cara memicu pertumbuhan sel-sel baru dan pembentukan kolagen.

Terapi PRP juga umumnya tidak menimbulkan reaksi alergi karena berasal dari tubuh pasien sendiri, tetapi prosedur ini dapat berisiko menimbulkan infeksi.

Baca Juga: O-Shot - Sebuah Solusi Untuk Meningkatkan Gairah Sexual

2. Mengobati kebotakan

Pemakaian PRP juga mungkin efektif dalam mengobati kebotakan yang diakibatkan oleh alopesia androgenik akibat gangguan hormon. Alopesia androgenik dapat terjadi pada pria maupun wanita. Hal ini terjadi karena adanya kerentanan folikel rambut sehingga terjadi penipisan rambut secara bertahap.

Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membuktikan kemampuan suntik PRP dalam mengobati kebotakan.

Ilustrasi suntik PRP untuk mengobati kebotakan

3. Osteoarthritis

PRP juga sedang diujikan untuk penderita osteoarthritis. Pada penderita osteoarthritis, PRP menjadi alternatif jika pasien belum menunjukkan perbaikan meski sudah menggunakan obat-obatan.

Sayangnya, efektivitas terapi PRP penderita osteoarthritis belum diketahui.

Tertarik untuk melakukan perawatan PRP ? Yuk segera konsultasikan dengan dokter kami, untuk book appointment dapat menghubungi Ultimo Clinic di 021-51400333 atau via whatsapp di +6281113106457

Please follow and like us:
error0
Tweet 20
fb-share-icon20

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *