Deep Plane Face & Neck Lift
Peremajaan wajah dan leher dari struktur dalam — bukan sekadar menarik kulit.
Deep Plane Face & Neck Lift — di Ultimo Clinic dikenal sebagai The Ultimo Deep Structural Lift™ — adalah prosedur peremajaan wajah dan leher yang bekerja pada lapisan jaringan dalam, bukan sekadar menarik kulit. Dengan melepaskan ligamen penambat wajah dan mereposisi lapisan SMAS beserta otot leher secara struktural, prosedur ini mengembalikan kontur wajah dan ketegasan garis rahang yang lebih muda dengan hasil yang alami dan tahan lama. Di Indonesia, teknik deep plane dipelopori oleh dr. Enrina Diah, yang menekuninya sejak 2014. Saat ini, teknik deep plane menjadi gold standard teknik facelift di dunia.
Facelift konvensional umumnya menarik dan mengencangkan kulit serta lapisan permukaan. Pendekatan ini dapat memberi kesan “tertarik” dan cenderung tidak bertahan lama, karena beban tarikan ada pada kulit. Teknik deep plane bekerja lebih dalam: melepaskan ligamen penambat wajah dan mereposisi lapisan SMAS bersama jaringan di bawahnya sebagai satu kesatuan.
Hasilnya, wajah terangkat dari fondasinya — bukan dari permukaannya. Inilah yang membuat hasil deep plane tampak lebih natural, terasa lebih lembut, dan bertahan lebih lama dibandingkan facelift permukaan.
Mengapa 'The Ultimo Deep Structural Lift'?
Nama ini mencerminkan prinsip pertama dari The Ultimo Method — Integritas Arsitektural: kami tidak pernah hanya menangani permukaan. Setiap pengangkatan dibangun dari struktur dalam — tulang, otot, dan lapisan SMAS — sehingga hasilnya kokoh secara struktural, aman, dan stabil dalam jangka panjang.
Tiga Bagian dari Prosedur
Di Ultimo Clinic, Deep Plane Face & Neck Lift dilakukan langsung oleh dr. Enrina Diah, yang menjadi yang pertama di Indonesia mengadopsi teknik ini sejak 2014. Penguasaannya berakar pada pelatihan kraniofasial — pemahaman anatomi wajah hingga lapisan terdalam — sehingga setiap pengangkatan direncanakan dari struktur, bukan dari tren. Inilah inti dari The Ultimo Method.
Untuk Siapa?
- Kulit wajah dan leher yang mulai kendur
- Garis rahang yang melemah atau jowls
- Lipatan nasolabial yang dalam
- "Double chin" yang bersifat struktural
- Umumnya usia 40-an ke atas, dalam kondisi kesehatan baik
Pendekatan yang tepat — facelift saja, neck lift saja, atau kombinasi — ditentukan melalui konsultasi langsung dengan dr. Enrina.
Apa yang Diharapkan
Pertanyaan Umum
Apa bedanya Deep Plane Facelift dengan facelift biasa?
Facelift biasa umumnya menarik dan mengencangkan kulit serta lapisan permukaan, sementara Deep Plane Facelift bekerja pada lapisan yang lebih dalam — melepaskan ligamen penambat dan mereposisi lapisan SMAS beserta jaringan di bawahnya. Hasilnya lebih natural dan bertahan lebih lama karena wajah terangkat dari fondasinya, bukan dari permukaan kulit.
Apakah hasilnya terlihat natural?
Ya. Karena prosedur ini mereposisi jaringan dalam alih-alih menarik kulit, hasilnya menghindari kesan “tertarik” atau “dioperasi”. Tujuannya membuat Anda tampak seperti diri Anda di hari-hari terbaik — bukan menjadi orang lain.
Berapa lama hasilnya bertahan?
Karena bekerja pada lapisan struktural, hasil deep plane umumnya bertahan lebih lama dibandingkan facelift permukaan. Proses penuaan tetap berjalan, sehingga hasilnya bersifat tahan lama, bukan permanen — namun wajah Anda akan tetap tampak lebih muda dibanding bila tanpa prosedur.
Apakah Deep Neck Lift bisa dilakukan tanpa facelift?
Bisa, terutama bagi pasien yang keluhan utamanya pada leher. Namun karena wajah dan leher menua bersama, banyak pasien memperoleh hasil paling harmonis melalui kombinasi keduanya. dr. Enrina akan membantu menentukan pendekatan yang tepat saat konsultasi.
Mulai dari sebuah percakapan.
Telepon +62 21 5140 0333 · WhatsApp +62 813-1797-994