Bedah Rahang (Bedah Ortognatik): Mengoreksi Posisi Rahang untuk Fungsi & Harmoni Wajah
Bedah rahang — atau bedah ortognatik — mengoreksi posisi rahang atas dan/atau bawah yang tidak selaras — memperbaiki gigitan (oklusi), fungsi mengunyah dan berbicara, sekaligus keseimbangan wajah. Berbeda dari implan yang menambah proyeksi pada permukaan tulang, bedah rahang menggeser tulang rahang ke posisi yang benar. Prosedur direncanakan dengan cermat dan dikerjakan bersama ortodontis mitra terpercaya kami. Ditangani oleh dr. Enrina Diah, dokter bedah kraniofasial.
Fungsi & Estetika, Bersamaan
Bedah rahang bukan sekadar prosedur estetika. Karena memperbaiki cara rahang atas dan bawah bertemu, prosedur ini meningkatkan fungsi — mengunyah, menggigit, berbicara, dan pada sebagian kasus pernapasan — sekaligus menyelaraskan profil dan proporsi wajah.
Tiga Pendekatan
Pendekatan dipilih berdasarkan rahang mana yang tidak selaras — dinilai dengan pencitraan 3D-CT, cephalometry, dan dental planning.
Mereposisi rahang atas (maksila): untuk maksila yang mundur, senyum gingiva (gummy smile), atau gigitan terbuka.
Mereposisi rahang bawah (mandibula): memajukan rahang yang mundur atau memundurkan rahang bawah yang terlalu maju (underbite).
Mereposisi kedua rahang bersamaan: untuk ketidakselarasan yang lebih kompleks dan hasil yang paling seimbang.
Sebagian besar kasus melibatkan tiga tahap: penyelarasan gigi dengan ortodonti (kawat gigi) sebelum operasi, operasi reposisi rahang, lalu penyempurnaan ortodonti setelahnya — bekerja sama erat dengan ortodontis mitra terpercaya kami.
Untuk Siapa?
- Rahang bawah yang terlalu maju / gigitan terbalik (underbite)
- Gigitan terbuka (open bite) — gigi depan tidak bertemu
- Senyum gingiva (gummy smile) karena posisi rahang atas
- Rahang bawah yang mundur sehingga dagu tampak kecil (overbite / retrognathia)
- Asimetri rahang atau wajah
- Gangguan tidur (sleep apnea) yang memerlukan koreksi struktural melalui Maxillomandibular Advancement (MMA)
Yang Perlu Diketahui
Pertanyaan Umum
Apakah bedah rahang memperbaiki gigitan saya?
Ya. Tujuan utamanya adalah memperbaiki cara rahang atas dan bawah bertemu (oklusi), yang biasanya dipadukan dengan perawatan ortodonti untuk hasil gigitan yang tepat.
Apakah saya perlu kawat gigi?
Pada sebagian besar kasus, ya — sebelum dan sesudah operasi — untuk menyelaraskan posisi gigi dengan posisi rahang yang baru.
Apakah ada bekas luka di wajah?
Tidak. Sayatan dilakukan dari dalam mulut, sehingga tidak meninggalkan bekas luka pada kulit wajah.
Apakah hasilnya menetap?
Setelah tulang menyatu pada posisi yang baru, koreksi posisi rahang bersifat menetap dan tahan lama.
Konsultasi untuk menilai posisi rahang, gigitan, dan rencana perawatan yang sesuai.